Rabu, 29 Oktober 2025

BELAJAR DARI KESALAHAN BUMDESA KUALA INDAH SEJAHTERA DESA KUALA INDAH

BUMDesa Kuala Indah Sejahtera berada di Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batubara. BUMDesa ini melaksanakan kegiatan usaha Budidaya Lele dengan memanfaatkan modal dari desa Kuala indah yang telah ditransfer pada tahap pertama sebesar Rp. 100 juta. Modal ini merupakan kegiatan ketahanan pangan desa Kuala Indah tahun 2025, dengan rencana keseluruhan modal yang akan disertakan kepada BUMDesa sebesar Rp. 200 juta.

Pada hari Senin (27 Oktober 2025), Kabid PSDEM Dinas PMD Kabupaten Batubara, Toho Simatupang didampingi Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) yaitu Endra DS. Butar Butar (Korkab), Marwan dan Aidil Syukri (PIC BUMDesa), serta Pendamping Lokal Desa (PLD) Ranti Asny Sitanggang melakukan kunjungan untuk melihat kondisi usaha yang sedang berjalan. Rombongan disambut oleh Direktur BUMDesa Saifullah dan Bendahara BUMDesa Lestari Ayu Fahriza.

Dari hasil kunjungan diperoleh informasi dan fakta lapangan sebagai berikut:

1. Terdapat 6 Kolam Tanah dengan masing-masing luas sekitar 4m x 20m sebagai lokasi pembesaran Lele.

2. Penebaran benih telah dimulai pada bulan april 2025, dengan cara bertahap sebanyak 4 kolam, dengan jumlah benih untuk masing-masing kolam sebanyak 10.000, 10.000, 20.000 dan 15.000 benih. 

3. Benih yang ditebar ke kolam tanah tersebut berukuran 0,6-0,8 (6-8 cm).

4. Dua kolam yg berisi masing-masing 10.000 benih telah dilakukan pemanenan (setelah 4 bulan pemeliharaan). Hasil panen yang seyogianya minimal 2 ton hanya tercapai 60%. Ditambah harga jual Rp. 13.000,-/kg menyebabkan BUMDesa semakin merugi.

3. Dua kolam yang berisi masing-masing 20.000 bibit dan 15.000 bibit diperkirakan hanya akan menghasilkan 2 ton lele siap jual (tidak mencapai seharusnya 3,5 ton).

4. Terdapat perbedaan ukuran lele yang sangat mencolok (sangat tidak seragam) dari kolam-kolam yang tersisa (Ketua BUMDesa menargetkan pemanenan 2 minggu ke depan).

5. Transaksi BUMDesa tidak dicatat setiap harinya oleh Bendahara BUMDesa sebagaimana seharusnya.


Dari fakta dan data tersebut, dapat disimpulkan bahwasanya Pengurus BUMDesa belum benar-benar siap untuk menjalankan usaha Budidaya Lele. Hal ini disebabkan oeh kurangnya pengetahuan pengurus tentang Budidaya Lele, dan pengurus tidak pula didampingi oleh Pembudidaya Lele berpengalaman sebagai konsultan. Padahal Dinas PMD dan TAPM Kabupaten Batubara telah melakukan sosialisasi ke seluruh kecamatan yang dihadiri oleh seluruh pengurus BUMDesa agar Pengurus BUMDesa melakukan kontrak kerjasama dengan pelaku usaha (peternakan, pertanian, perikan) yang berpengalaman sebagai konsultan apabila pengurus BUMDesa tidak berpengalaman di bidang usaha yang akan dijalankan (Hal ini sesuai dengan Kepmendesa No. 3 tahun 2025). Dimana salah satu kewajiban konsultan tersebut (dituangkan dalam kontrak) adalah mendampingi dan melakukan transfer pengetahuan kepada pengurus atau karyawan yang mengelola usaha BUMDesa. Selain itu, pada kesempatan sosialisasi juga disampaikan agar transaksi yang terjadi pada BUMDesa agar dicatat setiap harinya oleh Bendaha BUMDesa (bukan gelondongan) dengan bukti-bukti kuitansi, dan foto-foto kegiatan agar dikumpulkan dengan baik dan benar. Hal ini untuk menjaga pengurus BUMDesa agar tidak terjebak pada indikasi penyelewengan dalam pengelolaan keuangan BUMDesa.


Pada kesempatan terakhir sebelum meninggalkan lokasi, Kabid PSDEM Toho Simatupang meminta agar setelah dilakukan pemanenan seluruh kolam tersisa, kegiatan budidaya dihentikan sejenak agar pengurus BUMDesa dapat melakukan evaluasi, di mana letak kekurangan-kekurangan dari usaha yang telah berjalan dan menemukan solusi-solusi yang akan diterapkan untuk perbaikan tata kelola usaha selanjutnya. Toho Simatupang juga meminta kepada Bendahara BUMDesa untuk menyelesaikan laporan keuangan dari kegiatan usaha yang telah berjalan paling lambat hari jum'at tanggal 31 Oktober 2025.


(Penulis: Aidil Syukri, TAPM PIC BUMDesa)








 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengurus BUMDesa 141 Desa Menerima Bimbingan Tekhnis Pengelolaan Keuangan Badan Usaha

Desa Tanah Merah, Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara tepatnya di Aula Sudjono Giatmo SMK Budi Dharma Indrapura...